Dan kami telah janjikan masa kepada Nabi Musa (untuk memberikan Taurat) selama tiga puluh malam, serta Kami genapkan jumlahnya dengan sepuluh malam lagi, lalu sempurnalah waktu yang telah ditentukan oleh Tuhannya empat puluh malam. Dan berkatalah Nabi Musa kepada saudaranya Nabi Harun (semasa keluar menerima Taurat): "Gantikanlah aku dalam (urusan memimpin) kaumku dan perbaikilah (keadaan mereka sepeninggalanku), dan janganlah engkau menurut jalan orang-orang yang melakukan kerosakan".
Penjelasan:
The two readings either have the same meaning, or the first includes an element of mutuality: God committed to give Moses (pbuh) revelation and prophethood, and Moses committed to arrive at the Mount at the appointed time and fulfil the responsibility given to him. In the other meaning (and the second reading), it means that God “promised” in the sense of “commanded” because the command contained honour and status for Moses [Ibn ‘Ashur].