Ingatlah! Kamu ini orang-orang (bodoh), kamu telah memajukan bantahan tentang perkara yang kamu ada pengetahuan mengenainya (yang diterangkan perihalnya dalam Kitab Taurat), maka mengapa kamu membuat bantahan tentang perkara yang tidak ada pada kamu sedikit pengetahuan pun bersabit dengannya? Dan (ingatlah), Allah mengetahui (hakikat yang sebenarnya) sedang kamu tidak mengetahuinya.
Penjelasan:
These two readings are similar in meaning. *Note that Abū ʿAmr, Qālūn (from Nāfiʿ) and Abū Jaʿfar pronounce this word in a way which may also be based on the interrogative. It is also possible that all the readings are based on hā for tanbīh [al-Mahdawi].