Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan Jin itu sekutu-sekutu Allah, padahal Dia yang menciptakannya (jin-jin itu), dan mereka berbohong (dengan mengatakan), "Allah mempunyai anak laki-laki dan anak perempuan," tanpa (dasar) pengetahuan.1 Maha Suci Allah dan Mahatinggi dari sifat-sifat yang mereka gambarkan.
Penjelasan:
These readings convey the same meaning, with form I and II of the verb, respectively: the latter particularly denotes the large number of false attributions [Makki].