Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, melainkan orang-orang beriman. Barang siapa berbuat demikian, niscaya dia tidak akan memperoleh apa pun dari Allah, kecuali karena (siasat) menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya dan hanya kepada Allah tempat kembali.
Penjelasan:
These readings represent two different verbal noun equivalents of ittiqā’: they are identical in meaning. Each may be interpreted as a cognate accusative or as a direct object (i.e. ‘a thing to protect against’) [al-Alusi]. *NB: the first is recited by some with greater or lesser imālah.