Dan harta kekayaannya dibinasakan, lalu dia membolak-balikkan kedua telapak tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang telah dia belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur roboh bersama penyangganya (tiangnya) lalu dia berkata, "Betapa sekiranya dahulu aku tidak mempersekutukan Tuhanku dengan sesuatu pun."
Penjelasan:
These readings are identical or complementary in meaning [al-Mahdawi]. Note that Ruways shifts from thamar in the previous ayah (18:34) to thumur here, perhaps intending both meanings.